Jumat, 05 Agustus 2011

Sistem Operasi HandHeld

Handheld computer adalah komputer yang cukup kecil sehingga dapat digenggam. Komputer genggam ini dapat bekerja dengan fungsi yang hampir sama dengan komputer biasa. Meskipun sangat mudah untuk dibawa, komputer genggam tidak dapat menggantikan komputer biasa (PC) karena hanya memiliki keyboard dan layar yang kecil. Beberapa produsen mencoba untuk memecahkan masalah keyboard yang terlalu kecil. Keyboard tersebut diganti dengan electronic pen. Bagaimanapun, electronic pen ini masih bergantung pada teknologi pengenalan tulisan tangan yang masih dalam tahap pengembangan.


Kelebihan dari komputer genggam ini adalah pengguna dapat menyimpan serta mengatur data dengan lebih efisien dan akurat. Biasanya komputer genggam dilengkapi dengan teknologi Bluetooth. Bluetooth memang tepat untuk mencetak secara nirkabel, menghubungkan antara komputer genggam dengan mobile printer. Tidak hanya dengan printer tetapi komputer genggam juga dapat dihubungkan dengan alat-alat lain melalui koneksi Bluetooth.


Komputer genggam dapat meningkatkan produktivitas pengguna dan memudahkan mereka untuk bekerja lebih efisien. Komputer genggam yang paling banyak digunakan adalah komputer yang khusus dirancang untuk menyediakan fungsi PIM (Personal Information Manager), seperti kalender, agenda, dan buku alamat.

1. Android

adalah sebuah sistem operasi mobile phone yang direlease oleh google. Google merupakan sebuah perusahaan yang memiliki segudang aplikasi yang handal, seperti gmail, blogger, webmaster tool, google analytic, google buzz, google wave, spreadsheet, dan masih banyak lagi. Itulah yang menjadi kunci keunggulan Android OS karena didukung oleh sebuah perusahaan terkemuka dan memiliki segudang fitur unggulan yang saat ini banyak digunakan oleh khalayak ramai…

Kelebihan :

  • Multitasking – Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, artinya bisa menggunakan berbagai aplikasi dalam waktu yang bersamaan.
  • Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  • Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Jika kita menyukai kegiatan menginstall aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market, bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk di download di ponsel Android.
  • Pilihan Ponsel yang beranekaragam - Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’ dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya.
  • Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – Jika tidak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa di pakai di ponsel Android.
  • Widget – Dengan adanya Widget di homescreen, kita bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
  • Google Maniak – Pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga bisa dengan cepat mengecek email dari gMail.

Kekurangan:
Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari sistem operasi Android ini.

  • Koneksi Internet yang terus menerus – Kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif, artinya pengguna harus siap berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Iklan – Aplikasi di ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap aplikasi tersebut, akan selalu iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi
  • Karena masih baru, maka belum banyak aplikasi yg tersedia untuk android, namun tidak menutup kemungkinan bakal bertambah banyak mengingat Android adalah OS open source. Hampir semua aplikasi bisa didapat gratis, dan dapat diunduh melalui fasilitas Android Market dan blog-blog pribadi.
  • Bagi orang yg belum pernah memakainya mungkin akan sedikit membingungkan
  • ponsel Android kurang nyaman jika dipakai untuk telepon.
  • Masih sedikit yg memakai OS ini.
  • Android masih mampu sedikit mengimbangi Wndows Mobile untuk terintegrasi dengan Exchange (outlook) server tanpa hambatan.
  • Android tidak bisa konek ke wireless ad-hoc.
    Sudah browsing ke forum2x, ternyata memang dari Androidnya.

2. Symbian OS

Symbian OS adalah sistem operasi terbuka yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile).

Kelebihan :

· Mudah dalam dimasukkan game atau aplikasi apa saja (Format jar. dan sis.)

· Dirancang sebagai gabungan kemampuan computer dengan ponsel

· Bersifat open application environment yang memungkinkan ponsel menjadi
sebuah platform bagi pengembangan berbagai aplikasi dan layanan (bahasa
dan konten)

· Open standard dan interoperability, modul-modulnya mudah
diimplementasikan secara fleksibel karena mendukung berbagai aplikasi
teknologi dan pemrograman interfaces (APIs)

· Multitasking, yang menekankan pada object oriented dan component based.

· Flexible user interface design sehingga mudah dikembangkan dengan
inovasi yang diinginkan

Kekurangan :

· Karena memiliki sistem operasi terbuka, handphone jenis ini sangat rentan terhadap serangan virus seperti Cabir, Commwarrior, SymbOS.skulls. dan masih banyak lagi.

· Handphone dengan sistem ini gampang Hang, atau lambat dalam membuka gallery, lagu, serta pesan singkat(SMS).

· Symbian ini termasuk dalam kategori OS yang mahal

· Selain itu, Symbian OS ini pemakaiannya cukup rumit bagi seorang pemula

· Symbian OS ini juga boros dalam penggunaan baterainya, dikarenakan sistemnya sangat besar dan canggih.

3. Palm OS

System Operasi Palm yang dimulai pada tahun 1996 sebenarnya sistem operasi ini bisa saja disebut sebagai perintis OS pada sebuah handset untuk PDA maupun Smartphone, hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan produk yang menggunakan Palm dan juga banyaknya jumlah pihak ketiga yang membuat program untuk Palm, hingga sekarang telah ada ribuan program untuk perangkat elektronik yang berbasis Palm.

Palm OS di desain untuk tepat pada devais ukuran telapak tangan dari ukuran tertentu dengan ukuran layar tertentu pula. Palm OS menggunakan multitasking, tetapi hanya satu task untuk setiap aplikasi. Pengguna menggunakan satu aplikasi pada waktu tertentu, satu program apikasi harus selesai sebelum yang berikutnya dapat dipilih. Pembatasan ini membuat sistem operasi mendedikasikan penuh perhatian pada aplikasi yang terbuka. Space yand dibutuhkan oleh sistem untuk setiap aplikasi yang berjalan adalah bersifat dinamis, reusable random access memory (RAM). Aplikasi dan database yang berhubungan disimpan dalam tempat penyimpanan permanen, tetapi tempat penyimpanan permanen itu adalah RAM (bukan hard disk).

Palm OS membagi sebuah aplikasi menjadi code yang dapat dijalankan dan tipe elemen data yang berbeda, seperti elemen antar muka (user interface) dan icons. Elemen data dapat diubah dengan mudah tanpa perlu menulis ulang code.

Kelebihan :

· Palm memiliki kebutuhan sistem yang sedikit dan cepat sehingga tidak dibutuhkan perangkat PDA yang canggih dan mahal, dan tidak memerlukan banyak memory untuk dapat menjalankannya dengan baik.

· user interfacenya sangat mudah digunakan. Anda hanya memerlukan tidak lebih dari lima menit untuk menggunakan fungsi-fungsi utama dari PDA-Phone tersebut

· Alasan kemudahan penggunaan tersebut adalah sudah tersedianya tomboltombol shortcut untuk fungsi organizer serta fungsi komunikasi

· Terlebih lagi, Anda dapat melakukan navigasi dan menggunakan hampir semua aplikasi bawaan Treo tanpa harus menyentuh layar sentuhnya, cukup menggunakan keypad saja

· berkat penggunaan Palm OS yang sudah lama beredar, tersedia ratusan, bahkan ribuan aplikasi

Kelemahan:

· Palm OS yaitu tidak memiliki media penyimpanan eksternal/tambahan, walaupun bisa diisi sebuah program

· Software maupun Aplikasi tetapi tidak bisa di instal dengan kapasitas yang banyak karena hanya keterbatasan memori.

· Selain itu , perusahaan yang mengembangkan Palm telah dihentikan maka kemungkinan perkembangan program Palm tidak akan ada lagi dan development yang ada sekarang mungkin hanya berupa support untuk produk produk lama Palm

· Masih kalah bersaing dengan OS yang terkenal yaitu: Symbian dan Android

· Penyimpanan memori berupa RAM, bukan berupa Harddisk.

4. OS di iPad

Sistem Operasi pada iPad yaitu menggunakan Sistem Operasi Multitasking. Multitasking Memungkinkan lebih dari satu program untuk berjalan secara bersamaan.

Kelebihan:

  • Dalam sistem multi-program, pekerjaan yang sedang diolah terus berjalan hingga membutuhkan suatu operasi yang memerlukan interaksi dari luar. (e.g. membaca dari tape). Sistem multi-program didesain untuk memaksimalkan penggunaan CPU.
  • Dalam sistem time-sharing , pekerjaan yang sedang diolah diharuskan melepaskan kerja CPU, baik secara sukarela atau dari interaksi luar, seperti interupsi-perangkat-keras. Sistem Time-sharing didesain untuk memperbolehkan beberapa program seolah diproses secara bersamaan.
  • Dalam sistem real-time, beberapa program yang sedang menunggu dijamin untuk mendapatkan pengolahan dari CPU ketika interaksi luar terjadi. Sistem real-time didesain untuk melakukan kontrol mekanik seperti robot-robot industri, yang memerlukan ketepatan pemrosesan.
  • Menjadwalkan pekerjaan mana yang dapat berjalan dalam satu waktu, dan kapan pekerjaan yang lain menunggu untuk diolah dapat dikerjakan
  • Mengalokasikan CPU dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain disebut context switch. Ketika context switch terjadi dengan sangat cepat -- kondisi ini cukup untuk memberikan ilusi pengolahan-paralel.

Kelemahan:

· No Drag and Drop File Management. iPhone adalah kebutuhan untuk mensinkronkan iPad dengan komputer lain untuk sistem manajemen di konten utama. Jika hal yang sama bisa bekerja pada iPhone dan iPod, maka Anda hanya dapat melakukan hal ini pada satu device saja. Ini merupakan sebuah kendala bagi orang yang memiliki media yang tersebar di beberapa komputer, hard drives, network attached storage unit dan sebagainya. Anda hanya bisa mengunduh konten dari web lewat iTunes.

· No USB Port. Pad baru bisa sync via USB-namun hanya saat ditancapkan lewat dock connector. Dan Anda tidak dapat menggunakan external USB keyboard yang sudah Anda miliki tanpa memakai USB adaptor yang harus dibeli terpisah. Anda juga harus menggunakan iPad Camera Connection Kit jika ingin mengambil foto lewat kamera yang USB-enabled. Ini berarti Anda juga wajib menginstal perangkat tambahan, saat ingin menggunakan mouse atau bahkan keyboard.

· No SD Slot. Berbicara mengenai storage, baik 16GB, 32 GB atau 64GB, maka itulah yang bakal Anda dapat. Mengingat iPad tidak memiliki konektor USB dan atau SD Card reader. Artinya, Anda tidak dapat menggunakan SD card 16GB sebagai semi permanen storage (lagi-lagi) tanpa menggunakan iPad Camera Connection. Sangat-sangat tidak efisien.

· No Flash Support. Situs Mashable pernah mendemonstrasikan salah satu keburukan iPad: tidak adanya support untuk Adobe Flash. Sudah beredar kabar bahwa Apple memang tidak menyukai ekosistem Flash. Apple juga berharap bahwa HTML5 segera keluar dan menggantikan dominasi Flash sebagai sebuah teknologi video playback di web.

· No HDMI Out. Berbicara mengenai video, Anda juga tidak bisa menemukan port untuk mengkoneksikan iPad ke televisi. Untuk menonton video yang baru saja diunggah ke YouTube di ruang TV bersama keluarga, Anda harus menancapkan adaptor VGA ke Dock Connector yang bakal membatasi resolusi VGA itu sendiri.

· No Full HD Playback. Di era High-Definition seperti sekarang ini, miris rasanya jika pabrikan sebesar Apple justru melansir gadget yang tidak compatible untuk memutar tayangan HD. Memang, untuk layar berdimensi 9.7 inci sudah cukup untuk memutar video berukuran 720pixel. Namun kenyataan yang cukup menggangu adalah, ukuran video yang sekarang banyak beredar di internet adalah video yang memiliki dimensi 1080 pixel. Anda harus mengkonversinya baru bisa ditonton lewat layar iPad.

· No Open SDK. Apple kerap melakukan hal ini. Namun Software Development Kit untuk iPhone OS 3.2-yang merupakan sistem operasional yang juga diaplikasikan di iPad-membuat developer harus menandatangani perjanjian Non-Disclosure Agreement sebelum memulai akses. Perjanjian ini mencegah developer mendiskusikan OS diluar forum Apple yang sah. Hal tersebut berarti programmer yang mengerjakan aplikasi untuk device ini tidak bisa membicarakan platform ke orang lain yang juga belum menandatangani NDA, lewat Twitter misalnya.

5. Windows CE

Windows CE adalah perangkat lunak keluaran Microsoft untuk perangkat keras organizer. Organizer Windows CE tersedia dalam dua bentuk, sebagai Handheld yang horizontal dan Palmsize yang vertikal. Versi Handheld memiliki keyboard dan pena untuk input, sedangkan Palmsize menggunakan layar tampilan yang lebih kecil dan pena. Handheld dilengkpi dengan Pocket-Office-Suite komplit berisi Word, Exel, PowerPoint dan Outlook. Palmsize hanya dilengkapi dengan Pocket-Outlook sebagai channel browser (Internet Explorer mini) dan Notetaker sebagai editor. Tetapi kini banyak perkembangan yang terjadi pada Palmsize yaitu layar tampilan telah berwarna.

Kelebihan :

· Tampilannya tampak familiar dan hanya Windows CE yang memiliki tampilan warna.

· Handheld yang horizontal juga memiliki keistimewaan yaitu pada kecepatan.

· Kompatibilitas dengan Microsoft Windows dalam komunikasi data, penanganan transfer file, sinkronisasi, dan akses database sehingga Windows CE sudah mulai dipakai pada beberapa PDA (Personal Digital Assistant) terbaru.

· pengguna tidak perlu lagi mempelajari abjad baru seperti pada Palm. Jika pengguna tidak menyukai pengenalan tulisan tangan, maka pengguna dapat menggantinya dengan keyboard virtual

· Untuk mendukung suksesnya Pocket PC, Microsoft bahkan memberikan Compiler VisualBasic dan C++ berbasiskan Pocket PC-nya secara gratis, yang dapat didownload di Internet

Kelemahan:

· Sistem operasi Windows CE ini rentan terhadap serangan virus

· Harus sesekali diupdate software-nya untuk selalu menjaga konsistensi OS ini dalam bekerja

· Sistem yang kurang stabil

· Komunitasnya terlalu sedikit, karena bersifat closed-source

· Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar